Paguyuban Asep on Dahsyat RCTI 21 Oktober 2013, Tema HUT SILET ke 11

Paguyuban Asep mendapat UNDANGAN dari pihak RCTI pada hari Senin 21 Okt ’13, Dahsyat RCTI 21 Oktober 2013, dengan “Tema HUT SILET ke 11 “untuk tampil sebagai peserta dari Komunitas.

Paguyuban Asep On Dahsyat RCTI – 21 Okt 2013 – Part 1

Paguyuban Asep On Dahsyat RCTI – 21 Okt 2013 – Part 8 (wawancara Luna Maya dengan Kang Asep Khambali)

Paguyuban Asep on Dahsyat RCTI 21 Oktober 2013, Tema HUT SILET ke 11

asep - Dahsyat 21 oktober 2013 asep - Dahsyat 21 oktober 2013- 02 asep - Dahsyat 21 oktober 2013 - 03 asep - Dahsyat 21 oktober 2013 - 04 asep - Dahsyat 21 oktober 2013 - 01 asep - Dahsyat 21 oktober 2013 -05 asep - Dahsyat 21 oktober 2013 -06 asep - Dahsyat 21 oktober 2013 - 07

Category: Bewara

Paguyuban Asep On Intermezzo MNCTV

Paguyuban Asep On Intermezzo MNCTV 18 Feb 2013 Segmen 2

Paguyuban Asep On Intermezzo MNCTV 18 Feb 2013 Segmen 3

Category: Bewara | Tags: ,

PANDAWA (Pendidikan dari ASEP untuk Warga ASEP)

“@paguyubanasep: Bismillahirahmanirohim, @paguyubanasep mulai hari ini meluncurkan Program PANDAWA (Pendidikan dari Asep untuk Warga Asep) #aseppandawa”

“@paguyubanasep: 1. Program PANDAWA adl program beasiswa bagi siswa SLTA yg bernama ASEP khususnya yg scr finansial perlu dibantu #aseppandawa”

“@paguyubanasep: 2. Program PANDAWA – Sebagai wujud kepedulian anggota Paguyuban Asep terhadap dunia

Category: Bewara

ASEP MENUJU ISTANA

Paguyuban ASEP di Istana Merdeka

Alhamdulillah ada tanggal 23 Februari 2013 akhirnya ASEP menginjakkan kakinya di RING-0 alias kompleks ISTANA Kepresidenan RI (Istana Merdeka). Berikut foto-fotonya :

 

Category: Bewara

Paguyuban Asep Kumpul di Resto ‘n Cafe Taman Koleksi IPB

Pada hari Sabtu 16 Februari 2013 Paguyuban Asep Kumpul di Resto ‘n Cafe Taman Koleksi IPB yang kebetulan diliput oleh Trans TV untuk acara Bingkai Berita.

Paguyuban Asep Kumpul di Resto 'n Cafe Taman Koleksi IPB-Bogor

Paguyuban Asep Kumpul di Resto ‘n Cafe Taman Koleksi IPB-Bogor

Kang Asep Iwan Gunawan  Shooting Bingkai Berita TransTV

Kang Asep Iwan Gunawan Shooting Bingkai Berita TransTV

Paguyuban Asep Kumpul di Resto 'n Cafe Taman Koleksi IPB-Bogor

Paguyuban Asep Kumpul di Resto ‘n Cafe Taman Koleksi IPB-Bogor

Category: Bewara | Tags: ,

Paguyuban Asep tampil di INTERMEZZO MNC-TV

Pada tanggal 18 Februari 2013, Paguyuban Asep tampil bersama Paguyuban Sugeng dan Srigala di acara INTERMEZZO – MNCTV dengan host Cak Lontong, Wendy Cagur, dan Baby Margaretha.

Paguyuban Asep Bersama Host Intermezzo MNCTV

Paguyuban Asep Bersama Host Intermezzo MNCTV

pag_asep02

Paguyuban Asep sebelum Taping “Intermezo” MNCTV

Category: Bewara

PROGRAM : KURBAN ASEP untuk WARGA

Idul Adha 1433 H
Menyambut Idul Adha 1433 Hijriah: mari salurkan kurban Anda melalui Paguyuban Asep. Silakan hubungi kang ASEP BENY ( HP: 0811 988 0625 ) untuk pendaftaran dan harga hewan kurban: Kambing : Rp. 1.350.000/orang, Sapi Rp. 9.450.000/7 orang, transfer ke Rekening Bendahara Paguyuban Asep : ASEP HENDRA Rek. BCA Ruko Kalimas No. 5780446121. Konfirmasi ke Asep Beny dan Asep Hendra (HP 021-91755793). Rencana penyembelihan hewan kurban di Kp. Pancawati – Sukajaya Kec. Cicurug Kab. Sukabumi. Mudah-mudahan diberkahi Allah SWT. Ti Asep Ku Asep Keur Indonesia.
Idul Adha 1433 H
Spanduk dan Banner untuk Program Kerja Kurban Asep untuk Warga

Menyambut Idul Adha 1433 Hijriah: mari salurkan kurban Anda melalui Paguyuban Asep. Silakan hubungi kang ASEP BENY ( HP: 0811 988 0625 ) untuk pendaftaran dan harga hewan kurban: Kambing : Rp. 1.350.000/orang, Sapi Rp. 9.450.000/7 orang, transfer ke Rekening Bendahara Paguyuban Asep : ASEP HENDRA Rek. BCA Ruko Kalimas No. 5780446121. Konfirmasi ke Asep Beny dan Asep Hendra (HP 021-91755793). Rencana penyembelihan hewan kurban di Kp. Pancawati – Sukajaya Kec. Cicurug Kab. Sukabumi. Mudah-mudahan diberkahi Allah SWT. Ti Asep Ku Asep Keur Indonesia.

Category: Bewara

Sawala di Takol Bogor

  bogor-selatan-20120915-01170

Macetnya Jalan Pajajaran Bogor, padatnya KRL Bogor, dan ramainya tol Jagorawi di akhir pekan tidak menyurutkan semangat Asep Beny dan Asep Saefulrachman dari Depok, Asep Kambali dari Jakarta, Asep Bambang Fauzi dari Jakarta, bahkan Asep Tutuy Turyana dari Bandung untuk bertemu dan ber-sawala bersama Asep Iwan dan Asep Maskan di Bogor. Pertemuan Paguyuban Asep di Bogor terlaksana dengan sukses di Cafe Taman Koleksi alias Takol di halaman kampus IPB Bogor persis di samping Botani Square.

Sempat ada sedikit mis-understanding sedikit waktu kang Asep Kambali sampai di Bogor, beliau mencari Cafe Takol di dalam mall Botani Square.  Sempat bertanya kepada security tidak ada yang tahu Cafe Takol itu dimana :) … wah jangan-jangan ini persaingan bisnis karena Cafe Takol memang berada di luar mall hahaha.

Namun akhirnya semua berjalan lancar. esuai agenda yang direncanakan sebelumnya, yaitu membicarakan :

1. Penguatan legalitas Paguyuban Asep melalui pembentukan asosiasi atau yayasan.  Atas saran kang Aspe Kambali yang juga founder dan aktif di Komunitas Historia Indonesia, sebaiknya Paguyuban Asep di-backup dengan pembentukan Yayasan.  Implikasinya memang lebih berat dari sisi biaya maupun implikasi hukum, namun jauh lebih kuat dibanding sekedar mendaftarkan asosiasi.  Sebagai follow up-nya kang Asep Kambali akan berbagi mengenai syarat-syarat pendirian yayasan yang sekarang sedang beliau lakukan untuk Komunitas Historia Indonesia.

2. Dari divisi Wirausaha, kang Asep Maskan yang diamanati untuk pengembangannya, menyampaikan apa yang sudah dilakukan seputar pembuatan dan distribusi merchandise berupa kaus, topi, dan sticker.  Ke depannya diharapkan Paguyuban Asep mengembangkan portal belanja online dan kemitraan dengan anggota dan simpatisan untuk menggerakan usaha mikro yang nyata dan berkelanjutan.  Salah satu yang sedang dirintis antara lain pembuatan kaus gaul Paguyuban Asep yang designnya sedang diperbanyak oleh kang Asep Mulya (yang juga perancang logo Paguyuban ASEP).

3. Kang Asep Maskan juga mengemukakan mengenai pentingnya Paguyuban Asep merangkum potensi anggota untuk berkontribusi secara keuangan supaya Paguyuban Asep terus bergulir dan setiap anggota merasa memiliki atas exist-nya Paguyuban Asep.  Dalam hal ini kang Asep Tutuy Turyana menimpalo dan memberi saran bahwa sebaiknya saat ini belum tepat untuk meminta iuran rutin kepada anggota, namun sebaiknya diberikan kesempatan dan persuasi adanya DONATUR yang berkomitmen menyumbang untuk kegiatan-kegiatan Paguyuban Asep.

4. Program Kurawa (Kurban Asep untuk Warga) juga dibahas dan siap untuk digulirkan oleh divisi Sosial kang Asep Beny.  Gayung bersambut, kang Asep Saefulrachman yang juga punya yayasan yang bergerak di bidang penyebaran kurban, siap untuk bersinergi dengan kegiatan Kurawa ini.  Atas saran kang Asep Kambali, Kurawa boleh menampung siapa pun yang ingin menyalurkan kurbannya melalui Paguyuban Asep, jadi tidak harus namanya Asep. Demikian juga dengan penerima kurbannya bisa siapa pun yang berhak tentunya.  Rencananya area penyebarannya akan difokuskan di daerah Sukabumi.  Mudah-mudahan acara ini diberkahi Allah Swt. dan memberikan berkah bagi para Asep dan Paguyuban Asep.

5. Kang Asep Bambang Fauzi selaku Sekum Paguyuban Asep saat ini juga secara mendalam menyoroti pentingnya pemberdayaan KORWIL (Koordinator Wilayah) untuk aktif secara mandiri dan berkontribusi bagi Paguyuban Asep secara global.  Untuk itu dalam waktu dekat atas anggota yang sudah terdaftar akan diintensifkan perwakilan-perwakilan wilayah untuk mengaktifkan kegiatan Paguyuban Asep di masing-masing wilayah / lokal.

6. Mungkin selama ini banyak yang bertanya-tanya Paguyuban Asep ini sekretariatnya dimana? Nah, untuk sementara diputuskan kita akan memakai istilah Sekretariat Administratif dan diperkuat beberapa Meeting Point.  Untuk Sekretariat Administratif sementara ditetapkan di Jl. Aryawidura 2/8 Bogor.  Sedangkan meeeting point akan dilengkapi per wilayah.  Beberapa meeting point yang sudah exist antara lain:

- Kota Tua Jakarta untuk kegiatan nasional

- Restoran A’chef di Depok

- Cafe Takol di Bogor

- Bandung

Selain itu kang Asep Kambali juga menyarankan dicari potensi-potensi muda Asep untuk mengkaderisasi nilai-nilai yang kita ingin perkuat sebagai bagian dari Ti Asep, Ku Asep, Keur Indonesia.  Salah satu pendekatannya adalah perkuatan bidang keanggotaan atau organisasi untuk memperkuat anggota dan mengkampanyekan paguyuban asep kepada semua khalayak

Nah, itulah antara lain hasil sawala di Takol Bogor.  Nantikan even-even selanjutnya yaaa…

Cag,

Diwawarkan ku Asep Igun (0001)

 

 

Category: Bewara

Misi Paguyuban Asep

1. Mempererat silaturahmi

2. Memupuk solidaritas sesama

3. Menjalin sinergi positif

4. Melestarikan warisan budaya luhur bangsa

 

Category: Calagara

Mengenal saudara kita…

Pada dasarnya manusia selain senang dan bangga karena memiliki keunikan tersendiri juga senang dan bangga memiliki kesamaan, apalagi kesamaan itu unik, salah satunya berdasarkan nama.  Oleh karena itu dengan adanya komunitas Asep yang tergabung dalam Paguyuban Asep, kita semua senang karena selain unik di lingkungan kita, ternyata banyak saudara-saudara kita lain yang namanya sama.  Tidak semua loh nama popular tapi terasa unik, karena ada nama yang saking populernya menjadi tidak terasa unik lagi (contohnya tidak usah disebut yaa, silakan interpretasikan masing-masing saja dalam hati hehehe). 

Nah, pertanyaannya apakah ada komunitas lain berdasarkan nama yang exist?  Ternyata ada lho, mereka itu antara lain Paguyuban Sugeng.  Bahkan boleh paguyuban ini boleh dianggap sebagai saudara tua, karena mereka terbentuk sejak 2004 di Malaysia.  Kegiatannya pun sudah cukup banyak dan aktif.  Bahkan pernah sekali kita nge-jamz bersama di acara TV-One yang dipandu teh Desi Ratnasari.  Mereka juga punya website resmi yaitu www.paguyubansugeng.com.  Menurut websitenya mereka sedang punya visi untuk masuk “Rekor MURI”.  Cobalah sekali-kali bertamu ke “rumah” saudara tua, biar tambah wawasan hehehe….

Boleh dibilang kedua paguyuban ini yang cukup exist dalam lima tahun terakhir ini (sebagai info Paguyuban Asep kita klaim secara resmi dibentuk tahun 2009 yaitu 9 Mei 2009 saat pooling di group Facebook menghasilkan “keputusan” menamakan komunitas kita sebagai Paguyuban Asep).  Anggotanya mayoritas cowok (berarti ada lho cewek yang namanya ada unsur “Asep” dan “Sugeng”).  Apakah komunitas sejenis yang mayoritas cewek juga exist? Ternyata ada! Mereka adalah “Jogja Endang Club”… anggotanya bukan cuma mayoritas tapi khusus perempuan yang punya nama “Endang”.  Mereka kelihatannya belum punya website sendiri, tapi beritanya cukup banyak di forum-forum online.

Oke, sementara itu dulu info kita, semoga dengan tahu saudara-saudara lain yang punya komunitas sejenis seperti komunitas pemilik nama Asep, menambah semangat kita untuk memajukan Paguyuban Asep sekaligus silaturahmi dengan sesama (bukan cuma dengan Asep tapi juga dengan sesama umat manusia).

Cag….

Ku Asep Iwan Gunawan (0001)

Category: Bewara